Anggota Komisi XI
Dewan Perwakilan Rakyat - RI

Anggaran Naik, Mengapa Produktivitas Pertanian Stagnan?

Rabu, 18 Januari 2012 08:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Anggota DPR RI, Kemal Azis Stamboel menilai produktivitas pertanian stagnan. Meskipun anggaran untuk sektor pertanian sudah mengalami peningkatan, menurutnya produktivitas di bidang ini belum mengalami kenaikan.

“Tentunya ada masalah yang serius dan harus segera diperbaiki ,” katanya pada Republika, Rabu (18/1). Karena logikanya, ujar Kemal, setiap terjadi peningkatan input produksi seharusnya meningkatkan produktivitas pertanian lebih tinggi.

“Namun data menunjukkan lain,” jelas anggota fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Dalam kurun waktu 14 tahun terakhir dari 1996 hingga 2010, produktivitas pertanian rata-rata tumbuh di bawah satu persen per tahun padahal dua dekade sebelumnya, 1970 hingga 1996, produktivitas pertanian rata-rata tumbuh 2,4 persen per tahun.

Ia berpendapat fakta ini harus menjadi peringatan keras bagi pemerintah. Apalagi, rata-rata pertumbuhan penduduk juga lebih tinggi dari pertumbuhan produktivitas pertanian.

Ia menuturkan pertumbuhan penduduk kini mencapai 1,5 persen per tahun. “Angka ini lebih tinggi 0,5 persen dari pertumbuhan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Karenanya, ia menilai pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian seperti irigasi, waduk, dan bendungan wajib dilakukan. “Tanpa itu, kebijakan insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah akan berjalan tidak optimal? katanya.

Sebelumnya, di 2011 alokasi anggaran untuk pertanian meningkat hampir dua kali lipat dibanding dua tahun sebelumnya. Di 2009 anggaran pertanian sebesar Rp 8,2 triliun sementara di 2011 sebesar Rp 17,8 triliun.

Leave a Reply

Komentar Terbaru